Pasti nasib orang tidak ada yang tahu begitupun dengan para pesepakbola dimanapun dia berada, liputan kali ini adalah tentang nama-nama pesepakbola yang gagal bermain untuk Liverpool, siapa saja? baca dan sebarkan beritanya!

Andy Carroll

Andy Carroll
Andy Carroll

Liverpool terasa terguncang atas kepergian Fernando Torres yang pindah Chelsea dan keadaan malah bisa semakin buruk usai mereka memboyong Andy Carroll dengan harga transfer fantastis sekitar 35 juta pounds. Penyerang asal Inggris ini betul-betul kesusahan di Merseyside dengan setumpuk cedera menghalangi penampilannya. Mantan pemain Newcastle itu cuma mampu memperoleh 11 gol dalam 58 penampilan pada The Reds. Carroll ternyata tidak berjodoh dengan Liverpool dan Brendan Rodgers mendepaknya pada musim transfer musim panas 2013 menuju ke West Ham.

Andrea Dossena

Andrea Dossena
Andrea Dossena

Andrea Dossena tentu selalu dikenang karena memperoleh dua gol untuk Liverpool. Dirinya mencetak Waktu kalah dari Manchester United dan Real Madrid. Tidak hanya itu penampilan Dossena lumayan mengerikan. Fabio Aurelio dan Emiliano Insua dengan gampang mengalahkan dia dan hal ini juga memperlihatkan bahwa uang sebesar 7 juta pounds yang dihamburkan Rafael Benitez untuk membayar sang pemain jadi sia-sia.

Alberto Aquilani

Alberto Aquilani
Alberto Aquilani

Aquilani sebetulnya punya mutu untuk mengganti Xabi Alonso. Tetapi pemain Italia itu malah sering bergelut dengan cedera usai didatangkan dari AS Roma. Sakit engkel yang konsisten menghancurkan karir Aquilani di Merseyside dan kondisi tidak berubah usai Roy Hodgson mengambil alih. Aquilani akhirnya dipinjamkan ke Juventus sebelum kemudian dilepas Brendan Rodgers balik lagi ke Italia dengan Fiorentina.

Lazar Markovic

Lazar Markovic
Lazar Markovic

Pesepakbola internasional Serbia ini dipekerjakan Liverpool dari Benfica pada 2014 dengan Brendan Rodgers memakai uang hasil penjualan Luis Suarez ke Barca. Tetapi, Markovic gagal tampil mengagumkan di season pertamanya, dan akhirnya dipinjamkan ke Fenerbahce pada saat season 2015/16. Dirinya juga tak masuk dalam planing Jurgen Klopp yang dianggap menggantikan Rodgers. Pemain berumur 22 tahun ini memakan separuh pertama season ini bersama dengan Sporting Lisbon namun tidak sanggup memberikan dampak yang besar di Portugal dan diharapakan bisa bermain lebih sempurna lagi usai menuntaskan transfernya ke Hull pada Januari 2017.

Robbie Keane

Robbie Keane
Robbie Keane

Liverpool tidak ragu untuk menyemburkan 20 juta pounds demi memperoleh bomber Republik Irlandia pada Juli 2008. Pemindahan ini sangat interaktif bagi Tottenham. Move ke Anfield adalah impian Keane karena dirinya mengidolakan Liverpool dari kecil. Akan tetapi, Keane perlu 11 debut untuk memperoleh gol perdananya dan hanya sanggup mengoleksi tujuh gol pada saat enam bulan di klub menjelang kembali White Hart Lane.

Fernando Morientes

Fernando Morientes
Fernando Morientes

Liverpool membeli striker maut Real Madrid asal Spanyol, Fernando Morientes. Akan tetapi dirinya hanya sanggup mencetak 12 gol dari 60 laga, catatan yang mengagetkan bagi pemain yang telah diakui eksistensinya di seluruh Eropa. Walaupun sampai hari ini Morientes mempunyai persentase kemenangan paling bagus di antara seluruh pemain Liverpool pada era Premier League, dirinya tidak terlalu bersinar di Liverpool dan gagal memperlihatkan reputasinya yang dari dulu sudah dibangun ketika di Santiago Bernabeu.

Charlie Adam

Charlie Adam
Charlie Adam

Pada bulan Juli 2011 Liverpool membeli Charlie Adam dari Blackpool dengan harga sebesar 6,75 juta pounds usai tawaran awal nya untuk pemain internasional Skotlandia tersebut ditolak. Adam akhirnya menjadi pesepakbola reguler di bawah Kenny Dalglish pada tahun 2011, namun setelah The Reds makin tampil mengecewakan di liga, bekas pemain Rangers ini secara bertahap tersingkir dari skuad utama. Ian Holloway sempat menjuluki Adam punya nilai 10 juta pounds, tapi Dalglish malah sebaliknya dan melepasnya pada bulan Agustus 2012 cuma 4 juta pounds saja pada Stoke City usai membuat 28 laga untuk The Reds.

El Hadji Diouf

El Hadji Diouf
El Hadji Diouf

Liverpool tak cuma satu-satunya team yang terpikat dengan mutu yang dipamerkan di Piala Dunia. The Reds terkesan dengan debut El Hadji Diouf bersama dengan Senegal di turnamen tahun 2002. Dipekerjakan dengan biaya 10 juta pounds oleh Gerard Houllier, sikap buruk Diouf menjadikannya gagal kinclong di Anfield dan bintang Senegal malah sering membuat kontroversi ketika di team. Jamie Carragher sempat mengatakan: “Dirinya merupakan salah satu penyerang paling buruk dalam sejarah Liverpool. Dia satu-satunya pesepakbola Liverpool yang mengenakan no. 9 yang memakan seluruh season tanpa memperoleh gol, kenyataannya mungkin dia satu-satunya pesepakbola no. 9 yang seperti itu”

David N’Gog

David N'Gog
David N’Gog

Fernando Torres terletak di puncak ketajamannya saat di Liverpool, memperoleh 81 gol selama membela The Reds. Sialnya, Torres juga sering terkena cedera sehingga memaksa Rafael Benitez mengadopsi David N’Gog. Walau awalnya N’Gog memperlihatkan penampilan yang menggiurkan tapi seiring berjalannya waktu dirinya tidak dapat diandalkan untuk menjadi pemimpin barisan depan The Reds. Kira-kira tiga tahun di Liverpool, N’Gog memperoleh sembilan gol dalam 63 laga. Pesepakbola Prancis itu akhirnya melanjutkan karirnya di Bolton Wanderers.

Stewart Downing

Stewart Downing
Stewart Downing

Downing mengawali karirnya di Middlesbrough. Dirinya merupakan salah satu pesepakbola di bawah arahan Dalglish usai mengakhiri transfernya ke Liverpool pada Juli 2011 dengan harga yang diprediksi sebesar 20 juta pounds. Downing sebetulnya tampil reguler bertemu The Reds dan fans Liverpool ingin untuk memberinya kesempatan. Akan tetapi, lantaran dianggap kurang bagusnya, Rodgers berencana untuk menjualnya pada Agustus 2013 dengan harga yang diberitakan sebesar 5 juta pounds.

Iago Aspas

Iago Aspas
Iago Aspas

Aspas diimpor Liverpool dari Celta Vigo pada musim panas 2013. Akan tetapi, fans The Reds makin khawatir dengan pesepakbola Spanyol itu usai tidak bisa memperoleh gol. Usai tampil dalam 14 laga, Rodgers berencana untuk meminjamkan Aspas ke Sevilla. Aspas tak memberikan sumbangan yang besar selama di Anfield tapi dirinya mampu membalikan karirnya usai balik lagi ke Celta Vigo. Dirinya bersaing dengan bekas rekan setimnya Luis Suarez, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo pada perebutan sepatu emas La Liga