Manchester United merupakan suatu klub terbesar di Inggris dan mempunyai reputasi mentereng di dunia sepakbola. Oleh sebab itu, sulit bagi seluruh pemain sepakbola lewati kesempatan main di klub bersejarah semisal Setan Merah. Walaupun begitu, Setan Merah tak selalu mendapatkan pemain yang mereka harapkan. Dalam sebagian kasus yang sudah terjadi, banyak pula pesepakbola papas atas menolak merapat ke MU. Lantas, siapa sajakah pemain yang menolak gabung dengan MU? Dibawah ini kami sajikan para pemain supersatrs menolak tawaran MU seperti dilansir Sportskeeda.

Alan Shearer

Alan Shearer

Salah satu striker ngetop didalam sejarah Premier League, Alan Shearer sempat menolak Manchester United tuk bergabung bersama Blackburn Rovers besutan Kenny Dalglish tahun 1992. Dalam wawancara bersama FourFourTwo, Shearer menyatakan mengapa dirinya menolak. “Ada ketertarikan dari Manchester United, tetapi saya diberitahu harus menunggu 3 atau 4 minggu. Saya merasa bila mereka benar-benar menginginkan saya maka mereka musti datang dan memperoleh saya segera,” ujar Shearer.

“Saya sudah berbicara bersama Blackburn dan bilang kepada Kenny Dalglish, Jack Walker, dan Ray Harford bahwa saya bakal memberikan jawaban didalam 3 atau 4 hari dan jawaban saya adalah ya.” Shearer punya karir yang eksotis di Ewood Park bahkan membawa Balckburn merengkuh gelar Premier League musim 1994/95. MU lalu ingin mengundang lagi Shearer saat ia memutuskan meninggalkan Blackburn. Tetapi ia memilih merapat ke tim kota kelahirannya Newcastle United.

Steven Gerrard

Steven Gerrard

Steven Gerrard merupakan ikon, pahlawan, kapten lalu salah satu pemain cemerlang Liverpool. Tapi, Gerrard mungkin bakal menjadi lawan besar fans The Reds bila ia menyambut kontrak 7 tahun dari Manchester United di awal karirnya. “Saya melakoni trial di Manchester United saat saya masih berumur 13 tahun dan mendapatkan surat dari mereka berminat mengontrak saya dengan perjanjian tujuh tahun. Saya fans berat Alex Ferguson dan apa yang dirinya lakukan didalam sepakbola fantastis,” kata Gerrard didalam buku autobiografinya.

“Dia menjajal mengontrak saya awal 2002/2003, ia mencoba mengontrak saya lagi tuk main di United, saya jelas menolak. Namun saya sedikit kecewa sebab saya fans dia.” Steven Gerrard di MU. Wow! Transfer yang barangkali bisa merubah sejarah Premier League. Gerrard tidak diragukan lagi pasti bakal memenangkan Premier League di Old Trafford. Tetapi, kepuasannya bermain tuk klub masa kecilnya mungkin jauh lebih besar dibanding trofi yang bisa saja akan dimenangkan di destinasi lain.

Gareth Bale

Gareth Bale

Gareth Bale tak diragukan lagi ialah salah satu pemain ngetop dunia sepakbola saat ini. Tetapi, sebelum ia mengancam pertahanan lawan bareng Tottenham dan Real Madrid, ia telah menunjukkan bakatnya yang fantastis di akademi Southampton. Eks superstar Spurs itu membeberkan bahwa Sir Alex Ferguson sempat mencoba mengontraknya tahun 2007. Tetapi, ia menolak tawaran itu dan lebih menyukai hadir di White Hart Lane.

“Man United berminat kepada saya tetapi saya mau bermain di skuad utama sepakbola, saya anggap saya punya potensi yang lebih baik tuk mendapat itu di Tottenham. Manajer saat itu, Martin Jol, bilang kepada saya jika dia menginginkan saya segera masuk ke skuad utama.” Manchester United masih memiliki waktu dan sering dikaitkan pada Bale namun mereka sepertinya belum ditakdirkan main bersama-sama.

Ronaldinho

Ronaldinho

Legenda Barcelona Ronaldinho kemungkingan sudah menghibur penonton Premier League pada aksinya bila Sandro Rossel tak memenangi pemilihan presiden di Barcelona tahun 2003. Bintang Brasil hal tersebut hampir seorang diri merubah nasib Barcelona dan memungkinkan mereka jadi salah satu klub gemilang di era modern, namun ceritanya mungkin akan berbeda saat ia memutuskan menyambut tawaran Manchester United. “Semuanya indah lalu terjadi dengan cepat. Kawan baik saya bakal menjadi pangsa dewan Barcelona: Sandro Rosell, sebelum Penawaran-penawaran datang, dirinya bertanya apa saya bersedia merumput di Barcelona saat mereka memenangkan pemilihan dan jadi presiden, dan saya bilang ‘Ya’.

“Saya nyaris menuju Manchester United dan cuma tinggal memasukkan detail kecil kedalam kesepakatan. Tapi di menit terakhir Rosell mengontak saya tuk mengabarkan mereka bakal memenangkan pemilihan. Itu yang menjadikan semuanya terjadi dengan seketika. “Saya bersedia bermain di Barcelona. Saat saya bergabung, saya tak merasakan tekanan, saya senang. Saya mempunyai kesempatan yang diharapkan semua pemain, main di klub besar semacam Barcelona.” Fans Manchester United dan barangkali fans Real Madrid mungkin bakal mengutuk keputusan Ronaldinho menolak Manchester United tahun 2003.