Mengingat masa depan dari seorang Mesut Ozil di Arsenal masih tidak jelas, sudah masanya para fans The Gunners mendapat kenyataan bahwa mereka akan kehilangan pemain bintangnya. Pesepakbola Jerman itu kali ini juga musti membayangkan karir tiada Arsene Wenger dan cari klub yang bisa penuhi tuntutan finansial serta kesempatan bermain. Di umur 28 tahun, Ozil makin kehabisan waktu di Arsenal dan dia tak bisa memenuhi impiannya mendapat kesuksesan di Liga Champions. Ozil jelas saja mengincar klub elit Eropa, namun karena performanya musim ini dirinya mungkin musti menurunkan ekspektasinya yang mencuat. Sebagai salah satu pemain cukup kreatif dalam histori sepakbola, Ozil layak berseragam tim lain dibanding buang-buang waktu di klub London Utara. Daripada berlama-lama dibawha ini ada klub ideal bagi Mesut Ozil.

Fenerbache

Sebagai pemain Jerman beretnis Turki, Mesut Ozil kemungkingan besar ingin saja mau mengadu nasib di Turki. Bulan kemarin muncul laporan bila runner up Super Lig Fenerbahce ingin menyelamatkan Ozil dari impian buruk di London. Playmaker berumur 28 tahun itu sudah sering berdiam di Istanbul tiap kali mendapat jatah libur dari klub. Oleh sebab itu, Ozil sudah biasa dengan budaya, kota dan komplek disana, hingga Ozil tak banyak membutuhkan waktu beradaptasi bila memutuskan hengkang ke sana. Dengan sosok tenar semacam Robin van Persie, Martin Skrtel serta Jermaine Lens di klub, Ozil bakal langsung dikelilingi pemain berkualitas. Fenerbahce umumnya bermain dengan skema 4-3-3, maka bisa menghiasi pos gelandang disana.

Inter Milan

Pada Juni 2016, Inter Milan dibeli perusahaan ritel Tiongkok, Suning Commerce Group. Mereka telah menggelontorkan dana besar di klub dan rela belanja jor-joran di bursa transfer musim panas supaya Inter bisa lagi-lagi meraih kejayaan. Inter sekarang sedang menghuni peringkat ke-7 di Serie A dan ketinggalan 22 poin dari pemimpin klasemen Juventus. Mesut Ozil bisa jadi rekrutan tuk memicu comeback klub. Ozil memiliki kemampuan merubah nasib klub lalu membuat mereka lagi-lagi diperhitungkan. Pemain semacam Samir Handanovic, Ivan Perisic, Geoffrey Kondogbia, dan Mauro Icardi telah terbukti kemampuannya dan kehadiran Ozil akan menaikan kualitas Inter.

AS Monaco

Sebagai satu tim terbaik di Eropa, Leonardo Jardim tetap mencari cara tuk meningkatkan timnya. Manager Portugal itu kian melakukan inovasi supaya AS Monaco bisa berkompetisi di Ligue 1 sebagaimana sekarang ini. Amat masuk akal bila Monaco ingin mengundang Mesut Ozil. Sepanjang menguatkan Arsenal, Ozil telah membuahkan 468 peluang didalam 150 tampilan. Kreativitas seperti itu ditambah finishing mematikan semisal Radamel Falcao dan Kylian Mbappe dapat menjadi kombinasi maut. Hal itu tentu saja bisa memungkinkan Monaco merusak kekuatan PSG di pentas domestik serta berkuat banyak di Liga Champions. Monaco mempunyai uang, pemain berkualitas dan ambisi memenangkan gelar.

Borussia Dortmund

Setelah Mario Gotze alpha hingga akhir musim lantaran gangguan metabolisme, Borussia Dortmund kecurian kreativitas di barisan tengah. Oleh sebab itu, Thomas Tuchel memerlukan tambahan pemain anyar dan Mesut Ozil bisa menghiasi lubang yang ditinggali Gotze. Di usia 28, Ozil telah punya pengalaman memenangi Piala Dunia. Superstar Arsenal itu bisa jadi sosok yang terpenting di ruang ganti tuk menggembleng para pesepakbola Dortmund yang dihuni tidak sedikit pemain muda. Borussia Dortmund pribadi sudah tertinggal didalam perburuan gelar Bundesliga dan tak bisa menghentikan dari dominasi Bayern Munchen. Ozil bakal cocok dengan skema 4-2-3-1 besutan Tuchel dan bisa menyokong meningkatkan perrsaingan diantara Dortmund dan Bayern.