Cristiano Ronaldo tak pernah takut dengan Barca. Bahkan, dalam sejumlah kesempatan, berhadapan dengan Blaugrana rasanya membuat Ronaldo mengerahkan kemampuan terbaiknya. Hal ini terwujud dalam laga El Clasico terakhir pada bulan April dimana Ronaldo jadi bintang dengan meyakinkan kemenangan 2-1 untuk Los Blancos di menit ke-85.

  1. Raja Penalti: Cristiano Ronaldo tentu akan berupaya menambah torehan golnya melawan Barca pada akhir minggu ini dan karena itu dirinya mungkin berharap bisa memperoleh hadiah penalti menjamu tuan rumah. Sejak gagal mengeksekusi penalti pada bulan April 2008 ketika Manchester United melawan Barca di Liga Champions, Ronaldo tak pernah kesusahan mencetak gol dari situasi penalti menghadapi Blaugrana.
  2. Selebrasi Calma: Untuk menjaga dan menambah keunggulan 6 poin di liga, Real Madrid harus mengikuti perjalanan ke Camp Nou untuk menantang Barca. Publik tuan rumah yang tidak bersahabat tentu saja siap menyambut skuad Zinedine Zidane di atas rumput, tapi hal itu mungkin tidak akan mempengaruhi Cristiano Ronaldo secuil pun.
  3. Masih Mencari Hattrick: Walaupun CR7 sudah unjuk gigi efisiensi menghadapi rival abadinya Barca, dunia sepakbola belum menyaksikan Ronaldo memperoleh hattrick dalam ajang besar ini. Ronlado sudah memperoleh hattrick dengan total 44 kali selama karirnya tapi tak pernah melawan Barca. Ronaldo sebetulnya punya peluang mencetak hattrick 2 kali, pada bulan Oktober 2012 dan pada bulan Februari tahun 2013, tapi didalam 2 laga itu kerap gagal memperoleh gol ke-3.
  4. La Liga Ajang Favorit Ronaldo: Unik untuk disimak yakni efisiensi Ronaldo menjamu Barca juga bergantung pada kompetisi yang dimainkan. Contohnya: Ronaldo tak pernah mencetak gol menghadapi Barcelona di Liga Champions. 5 dari 16 gol di El Clasico dibuat di Copa del Rey. 3 gol dibuat di Piala Super Spanyol. Dan 8 gol terjadi di La Liga selama bertahun-tahun. Jadi, liga kelihatannya menjadi arena favorit Ronaldo untuk melawan Barca. Usai membungkam tuan rumah Atletico Madrid didalam Derby Madrid di Vicente Calderon beberapa waktu yg lalu, menarik untuk disimak apakah Ronaldo dapat kembali menghasilkan gol menghadapi Barca layaknya pada pertandingan El Clasico terakhir.
  5. Efek Ronaldo: Kesempatan Real Madrid menang menghadapi Barca semakin bertambah setiap kali Ronaldo bisa memperoleh gol. Dalam 14 El Clasico di mana Ronaldo bisa memperoleh gol, Real Madrid kalah 5 kali dan menang dalam 6 pertandingan. Tentu saja yang sudah disebutkan sebelumnya, contoh baru terjadi pada bulan April saat Ronaldo mengkonversi assist kepada Gareth Bale untuk meraih keunggulan 2-1 di Camp Nou.
  6. Minim Asisst: Ketika membicarakan soal assist di El Clasico, statistik Cristiano Ronaldo tidak mengesankan. Umumnya, memberikan assist tak menimbulkan kendala besar bagi CR7 namun dalam 25 pertandingan El Clasico, dirinya hanya sanggup memperoleh satu assist. Hal tersebut terjadi pada 26 Oktober 2013 ketika Real Madrid kalah 1-2 di Camp Nou.
  7. Pertarungan El Pichichi: El Clasico akhir minggu ini akan jadi pertandingan ke 265 sejak pertama-tama digelar pada tahun 1902. Tak diragukan lagi, laga ini tentu berjalan menarik dan malah lebih seru lantaran akan mempengaruhi kompetisi top skor liga antar Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Luis Suarez.Usai pertandingan yang memilih melawan Atletico Madrid dan Sporting Gijon, Ronaldo kini menjadi pemimpin persaingan El Pichichi dengan 10 gol
  8. Rivalitas Ronaldo & Messi Berlanjut: Suarez merupakan pemain baru didalam perebutan El Pichichi di La Liga dan dirinya belum sanggup merusak kekuatan Ronaldo dan Messi di dunia sepakbola. Ronaldo dan Messi terus bersaing ketat dan sering memecahkan rekornya masing-masing hingga membuat perselisihan siapa yang paling baik di antaranya tak pernah berakhir sampai sekarang ini.Kombinasi Ronaldo dan Messi telah menghasilkan 1096 gol dan menjuarai delapan Ballon d’Or.
  9. Pertaruhan Ballon d’Or: Pengumuman pemenang apresiasi Ballon d’Or dan Best FIFA Men’s Player 2016 sudah di hadapan. Sejak 2010, dua apresiasi ini dicampur menjadi satu tapi mulai periode ini dipisah lagi hingga memberikan Cristiano Ronaldo peluang meraih dua apresiasi individu pertama atas performanya di 2016.